Cara Review Jurnal Sistem Basis Data

cara Review jurnal 
Cara Review jurnal

Garudaraya : Review Jurnal Sistem Basis Data - Untuk memenuhi kebutuhan tugas Sistem Basis Data yang diberikan oleh dosen yaitu mencari jurnal dan untuk direview.
Tujuan dari review jurnal sendiri adalah untuk mempermudah dalam memahami inti dari hasil penelitian yang telah dilakuakan. Sebagai mahasiswa yang sering mendapat tugas untuk itu seharusnya mampu untuk melakukan review tersebut Sehingga dalam membahas jurnal itu akan lebih mudah dipahami setelah dilakukan review.

Hal-hal atau inti bahasan yang perlu di tampilkan dalam melakukan review jurnal  diantaranya:

A. Latar Belakang Teori dan Tujuan Penelitian

Mengungkapkan beberapa landasan teori yang digunakan oleh peneliti sebagai acuan dalam penelitiannya dan tujuan apa yang ingin dicapai.

B.  Metode

Mengungkapkan mengenai metode apa yang digunakan, subjek penelitian, teknik pengumpulan data, alat pengumpul data, dan analisis data yang digunakan. 

C. Hasil dan Pembahasan

Dalam pokok bahasan ini mengambil hasil dari penelitian yang telah dilakukan dengan memberikan deskripsi secara singkat, jelas, dan padat.
 Review jurnal:

Rancang Bangun Sistem Informasi Pengadaan
Barang Metode Pengadaan Langsung di Institut
Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

PENDAHULUAN

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang, instansi pemerintah diwajibkan untuk membentuk Unit Layanan Pengadaan (ULP). ITS sebagai salah satu instansi pemerintah juga memiliki kewajiban dalam membentuk ULP tersebut, terbukti dengan adanya Unit Layanan Pengadaan yang bertempat di Dr. Angka Lantai II Kampus ITS Sukolilo.Salah satu metode pengadaan barang yang disusun dalam Perpres 54 Tahun 2010 adalah pengadaan barang metode pengadaan langsung dengan jumlah pengadaan tidak lebih dari Rp. 100.000.000 (Seratus Juta Ruapiah) .
 
Pengadaan Langsung digunakan untuk semua jenis pengadaan barang/jasa dengan melakukannya secara langsung kepada penyedia barang/jasa tanpa melalui Pelelangan/Seleksi/Penunjukan Langsung. Untuk tindakan yang dilakukan oleh ITS dalam melakukan pengadaan barang metode pengadaan langsung atau pengadaan untuk barang yang kurang dari Rp 100.000.000 (seratus juta) masih menggunakan cara manual, tidak ada keseragaman dalam dokumentasi pengadaannya.

Beberapa kesalahan yang dilakukan ITS dalam Pengadaan Barang metode Pengadaan Langsung adalah Proses Pengadaan Barang metode Pengadaan Langsung sering kali mengabaikan prosedur yang telah ada dan tidak mengikuti aturan dalam Standard Bidding Document (SBD) atau Dokumen standar pengadaan. Ketidaktahuan Pejabat Pengadaan terhadap proses dan standard baku untuk melakukan pengadaan Dengan adanya masalah seperti yang disebut diatas,  dibutuhkan pengganti metode dari cara manual ke media elektronik yang lebih real time dan terstruktur. Sistem informasi pengadaan barang metode pengadaan langsung merupakan aplikasi berbasis web yang dibuat berdasarkan dokumen standar pengadaan.

Sehingga dokumentasi dan prosedur pengadaan yang dilaksanakan akan seragam dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.  Metode yang digunakan dalam pembangunan sistem ini mengikuti proses dari UPM yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap awal (inception), tahap perluasan (elaboration), tahap konstruksi (construction), dan tahap transisi (transition). Dengan adanya aplikasi ini diharapkan mempermudah ITS dalam melakukan Pengadaan barang melalui Pengadaan langsung untuk nominal kurang dari Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) dan juga terhindar dari kesalahan sehingga prosedur pelaksanaan Pengadaan Barang metode Pengadaan Langsung dapat dilakukan sesuai dengan SBD (Standard Bidding Document) atau dokumen standard pengadaan menurut Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010.

METODE 
Dalam penggunaan proses UPM untuk metode ini, terfokus pada proses pengembangan perangkat lunak sistem informasi pengadaan barang metode pengadaan langsung. Terdapat Empat tahapan untuk prosesnya adalah:


Tahap Awal (Inception)
1) Analisis kebutuhan pengguna Aktivitas ini dilakukan untuk mendapatkan hasil berupa dokumen user needs. Untuk aktivitas ini dilakukan dengan metode wawancara kepada stakeholder untuk mengetahui bagaimana proses bisnis yang dilaksanakan, sedangkan permasalahan apa yang terjadi, harapan dari permasalah tersebut, siapa saja actor dari setiap proses bisnis yang dilakukan serta data-data apa saja yang dibutuhkan.

B. Tahap Perluasan (Elaboration)
1) Analisa Kebutuhan Sistem  Inputan dari aktivitas ini adalah User needs yang diproses untuk menghasilkan dokumen SRS (Software Requirement Specification) yang mencakup tujuan, ruang lingkup, definisi, akronim dan referensi dari SRS
d) Pembangunan Sistem (Build System)
Pembuatan daftar menu yang akan dibuat dan dimana source tersebut diletakkan 

e) Arsitektur (Architecture) 
Pada tahap ini dibuat deskripsi tentang arsitektur perangkat lunak, yang terdiri atas pembuatan gambaran
jaringan rancangan implementasi perangkat lunak.
Rencana perangkat keras yang akan digunakan dan perangkat lunak pendukung yang digunakan 

f) Peluncuran (Persistence) 
Pada tahap ini dihasilkan perancangan database yang diperlukan yang sesuai kebutuhan

C. Tahap Konstruksi
Tahap konstruksi merupakan tahap untuk memproduksi  model implementasi untuk menerjemahan desain menjadi
komponen software yang akan dibangun untuk mengerti gambaran dari sistem 

D. Tahap Transisi
Pada tahap ini meliputi langkah-langkah kontruksi secara umum dan bagian awal dari aktivitas peluncuran secara umum. Tahap transisi (transition) menghantarkan software dan menilai kinerja produk yang telah diproduksi bagi pengguna akhir berupa software jadi, dan juga pada tahap ini akan dihasilkan pula panduan dalam instalasi dan penggunaan software tersebut untuk mempermudah pengguna dalam memakai software tersebut
 
HASIL 

Skenario uji coba ini disusun berdasarkan runutan usecase dalam sebuah mekanisme sistem. Skenario terdiri dari 2 bagian, yaitu overview dan langkah-langkah untuk menjalankan usecase yang akan diuji.Untuk langkah-langkah tersebut akan dilaksanakan dan hasilnya akan digambarkan Setelah itu akan dilakukan evaluasi dari hasil pelaksanaan skenario tersebut

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Cara Review Jurnal Sistem Basis Data "

  1. PT. Metalogic Informatika adalah usaha di bidang Konsultan Komputer, Maintenance Komputer, Service dan Reparasi Komputer.

    Kami juga menyediakan dan memasok berbagai macam kebutuhan komputer baik itu partai besar / partai kecil dengan harga kompetitif dan sangat menarik.

    Untuk Info lebih lanjut Hub :

    Herry HP 081808848274
    021 5324790 – 92 atau klik http://www.metalogic.co.id

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir di blog yang sederhana ini dan untuk kenyaman anda berkomentar pada kolom komentar saya auto approve dan tanpa captcha.

Untuk komentar yang berupa Spam akan saya hapus